Cari Blog Ini

Memuat...

Selasa, 10 Januari 2012

Wuih, Mesin Suzuki Nex Bakal Mudah Dioprek!



Diameter luar liner Suzuki Nex 57mm. Bore up aman pakai piston 54,5mm
Suzuki Nex diprediksi bakal jadi saingan berat Honda BeAT. Terutama di ajang balap kelas matik. Karena spek teknik dan handling antara BeAT dan Nex sangat mirip. Membuat ramai peta persaingan antar merek.

Mari tengok bore x stroke Nex yaitu 51,0 x 55,2mm. Sementara BeAT yaitu 50 x 55mm. Untuk turun di kelas MP7 atau matik 130cc tinggal menggunakan piston 54,5mm. Piston ini sudah diproduksi oleh PT Federal Izumi Manufacturing (FIM) khusus buat BeAT. Namun bisa juga dipakai untuk Nex.

Kalau Nex menggunakan piston 54,5mm, kapasitas silindernya jadi 128,7cc. Apalagi ukuran lubang pen piston antara BeAT dan Nex sama-sama 13mm. Bisa langsung klop.

Apalagi bahan boring Nex tidak menganut SCEM (Suzuki Composite Electro-chemical Material) yang dulu jadi andalan Suzuki namun tidak bisa oversize. Ini yang membuat Nex jadi lebih gampang kalau pakai piton besar.

Perbedaan meterial liner yang dipakai Nex dibanding generasi dulu, ada yang bilang itu kemunduran teknologi. Tapi, buat sebagian penyuka kecepatan atau tunner, blok konvensional bisa jadi pilihan mereka. Pasalnya terbukti bisa dibesarkan sesuai keinginan.

“Kalau mau menaikkan kapasitas silinder dengan cara oversize atau bore up, masih sangat mungkin. Ganti boring di blok pun tetap aman meksipun suhu mesin sedang panas tinggi. Sehingga gesakan piston dengan liner tidak timbulkan kendala,” terang Ricky Gunawan, salah satu mekanik tim Suzuki Chia Felix dari Komplek Ruko Aralia, Taman Harapan Indah, Bekasi.
.
 Pilihan piston bisa pakai piston racing Honda BeAT
Ricky coba kasih contoh kalau Nex ingin naik kapasitas dari 113cc jadi 115 cc. Kebetulan volume silinder tersebut masuk dalam regulasi balap matik kelas 115cc. Katanya bisa ganti pakai piston aftermarket merek FIM, NPR atau lainnya yang punya lingkar luar 51,5mm.

“Piston 51,5mm sudah banyak diproduksi dan dipasarkan. Piston tipe ini dipakai untuk skubek balap Honda BeAT juga. Bentuk kepala piston yang tinggi bisa diatur sesuai keperluan. Bahkan ukuran pen piston sama seperti punya Nex yang diameter 13 mm,” imbuh Ricky yang menghitung kapasitasnya jadi 114,9cc.

Bahkan jika ingin volumenya naik jadi 130cc pun masih mumpuni. Apalagi setelah ukur lingkar luar liner Nex berdiameter 57mm. Maka disumpal piston 54,5mm, kata Ricky dianggap masih aman jika dipakai buat balap atau harian. Sebab tebal liner masih tersisa 3mm, juga tidak harus repot lagi untuk membubut lubang crankcase.

 Bore up 130cc enggak perlu lagi bedah crankcase
Tapi, kalau kapasitas ingin di atas 130cc, menurut Ricky bisa pilih piston orisinal atau aftermarket buat motor Kawasaki Athlete 125 diameter 56mm. Atau bisa juga pakai piston Honda Sonic standar diameter 58mm. Kebetulan kedua piston yang disebutkan tadi sama-sama pakai pen piston 13 mm.

“Cuma ubahan macam ini bukan hanya ganti liner dan membesarkan lubang di blok, tapi lubang crankcase juga mesti digedein,” imbuh Ricky sambil mewanti agar kubah di ruang bakar disesuaikan.

Selain pilihan piston di atas, menggunakan piston merek lain yang ukurannya pas tapi beda diameter pen piston pun bisa saja. Yang diakali dengan membuat bushing di pen piston, seperti dilakukan banyak mekanik balap.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar